Kuliner
edas, Manis dan Gurih jadi Satu PDF Cetak E-mail
Tidak hanya cemilan pedas, Ranah Minang juga memiliki camilan ringan yang manis namun tetap gurih. Kue sapik salah satu pilihannnya, camilan manis berbahan dasar sipulut hitam ini sangat cocok dijadikan oleh-oleh buat kerabat, disamping juga cocok dijadikan makanan ringan pendamping minum teh. Sesuai dengan namanya, proses pembuatan kue sapik menggunakan cetakan yang proses pembuatannya dengan cara dijepit.

Adonan yang terbuat dari tepung ketan dicampur dengan gula serta santan dan bahan penyedap lainnya diletakan diatas cetakan, kemudian di jepit dan dipanaskan diatas kompor dengan api sedang. Rsanya tentu saja manis, legit dan gurih sehingga tidak salah camilan ini dijadikan referensi bagi anda untuk dijadikan oleh-oleh. Harganya cukup terjangkau sekitar Rp 10 hingga Rp 15 ribu perkotak, segera dapatkanm di sentra oleh-oleh Crishtine Hakim Padang. (*)
 
Ampiang Dadiah Jadi Es Cream PDF Cetak E-mail
Siapa yang tidak mengenal dadiah? Makanan tradisional hasil fermentasi alami susu kerbau seperti yogurt yang rasanya asam dengan aroma spesifik ini hanya ada di Sumatera Barat. Jika selama ini, orang hanya menggunakan dadiah sebagai pencampur ampiang atau dikenal ampiang dadiah tapi saat ini dadiah pun bisa diolah sebagai bahan pencampur cake atau menjadi jus dan sebagai bahan pencapur Es Cream.

Kendati dadiah hanya terdapat di Sumbar, namun makanan ini masih belum menjadi trend mark makanan tradisional asal Sumbar secara menyeluruh. Tapi sekarang ditangan tiga orang mahasiswa UBH dadih diversifikasi menjadi makanan lain menjadi Es Cream Dadiah Rasa Buah.
Selanjutnya...
 
Mau Rasakan Jus Lidah Buaya? PDF Cetak E-mail

Mau tahu rasanya jus dari lidah buaya (aloe vera)? Yuk coba saja bertandang ke Sekolah Pertanian Pembagunan (SPP) Padang. Lidah buaya mereka kembangkan melalui usaha ekonomis para siswa. Di samping itu, juga sebagai sarana penelitian dan labor peraktik siswa calon petani masa depan tersebut. Setiap kali sekolah ini mendapat undangan promosi, maka produk sekolah seperti jus lidah buaya ini menjadi oleh-oleh khas bagi pengunjung.

Ide membuat jus lidah buaya ini, awalnya hanya untuk konsumsi siswa di sekolah. Tetapi setelah dicoba, maka minat untuk bisnisnya semakin meningkat, kataKepala SPP Padang, Ir Hj Marwita Oeyoeb.

Lidah buaya berkhasiat untuk menghambat infeksi HIV mencegah penyembuhan luka, antibakteri dan sebagainya. Mau tahu lebih lanjut, maka silakan saja datang ke sekolah tersebut. (*)

Sumber : Padang-Today

 
Nikmatnya Berbuka dengan Kelapa Muda.. PDF Cetak E-mail
Bulan puasa adalah bulan yang penuh berkah bagi semua orang, tidak terkecuali bagi penjual buah kelapa muda. Kelapa muda merupakan salah satu buah yang sering kita temui dan dikonsumsi selama Ramadhan.

Anto (33), salah seorang penjual kelapa muda ini ketika mengaku, baru tahun ini menjual kelapa muda. Saya baru bulan puasa tahun ini berjualan kepala muda melihat peluang berjualan buah ini cukup menjanjikan, terangnya.

Anto berjualan kelapa muda ini ditemani oleh Ker (33). Beda dengan Anto, Ker sudah berpengalaman berjualan kelapa muda pada Ramadhan tahun lalu.
Selanjutnya...